My Toxicity

Selamat Datang

 
Other things
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.
Other things
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.
Other things
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.
Other things
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.
Other things
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.
MICHAEL JACKSON MENINGGAL
Minggu, 28 Juni 2009


Michael Jackson meninggal dunia di rumahnya di Los Angeles pada hari Kamis, 25 Juni 2009, Pukul 14:26 Waktu setempat. Ia tidak sadarkan diri setelah menderita serangan jantung. Dan ia diduga menderita serangan jantung karena ia overdosis. Berita kematian Michael Jackson tersebar cepat di Internet. Banyak website yang kewalahan menangani pengguna Internet yang ingin mencari Informasi tentang kematian Jacko. Google sempat mengalami gangguan karena begitu banyaknya kata kunci "Michael Jackson" yang dimasukan. AOL Instant Messenger juga sempat mengalami gangguan selama 40 menit karena banyaknya pengguna yang menginformasikan kematian Jacko lewat AOL Instant Messenger

Michael Joseph Jackson (lahir di Gary, Indiana, Amerika Serikat, 29 Agustus 1958 – wafat di California,Los Angeles, Amerika Serikat, 25 Juni 2009 pada umur 50 tahun)[1] adalah penyanyi dan penulis lagu dari Amerika Serikat. Ia terkenal sebagai "Raja Pop" dan mempopulerkan gerakan dansa "moonwalk" yang telah menjadi ciri khasnya. Albumnya yang dirilis pada tahun 1982, Thriller, adalah album terlaris di dunia, dengan penjualan melebihi 104 juta kopi di seluruh dunia. Ia mulai karir bernyanyi pada usia lima tahun sebagai anggota kelompok vokal keluarga Jackson (kelak menjadi The Jackson 5) sebelum meluncurkan album solo pertamanya Got to Be There pada tahun 1971. Anak ketujuh dari keluarga Jackson, dia membuat debut di musik profesional pada umur 11 tahun sebagai anggota dari Jackson 5.

posted by Welcome @ 05:27   0 comments
TIPS MENCEGAH VIRUS MASUK KE KOMPUTER ANDA
Rabu, 11 Maret 2009



Disimak Ya….!!!
sekedar berbagi tips gimana caranya memproteksi komputer anda dari serangan virus tanpa menggunakan anti virus. sebenernya penggunaan anti virus adalah solusi terbaik untuk mencegah virus masuk ke laptop anda, tapi bagi kebanyakan USER masih banyak yang belum tahu bagaimana cara mengoperasikanya, juga banyak yang tidak mengenal Fitut-fitur yang terdapat pada AntiVirus mereka.

perlu diingat bahwa beberapa langkah di bawah membuka sistem keamanan yang udah dibikin sama Microsoft dan berpotensi mengganggu kerja Windows. saya ingetin dari awal, saya gak tanggung jawab ya klo komputer anda malah jadi error karena ada system files yang kehapus (sengaja atau tidak). jadi supaya lebih aman, aktifkan lagi fungsi ‘Hide protected operating system files‘ supaya file2 vital gak sampe terhapus, dan juga aktifkan ‘Hide extensions for known file types‘ supaya pas anda rename suatu file, extensi-nya gak ikut ter-rename. klo saya pribadi sih ‘Hide extensions for known file types’ selalu dalam keadaan nonaktif –uncheck– karena saya udah biasa. lakukan hal2 berikut hanya ketika anda menghubungkan suatu portable drive ke komputer anda.

selamat mencoba:

1. nonaktifkan mode autoplay di komputer anda. dengan cara ini segala portable drive –contohnya flash drive atau hard disk external– yang dihubungkan dengan komputer anda tidak dapat berjalan secara otomatis tapi harus anda akses secara manual. autoplay tadinya diciptakan untuk mempermudah user, tapi sayangnya berhasil dimanfaatkan para ’seniman’ virus sebagai celah untuk menyebarkan virus.

cara:

1. telusuri [ start -> run ]
2. di ‘open’, ketik ‘gpedit.msc’
3. setelah itu akan muncul window ‘group policy’
4. pada sisi sebelah kiri window ada ‘local computer policy’. di bawahnya ada ‘computer configuration’ beserta turunannya, dan ‘user configuration’ juga beserta turunannya
5. pada turunan ‘computer configuration’, pilih ‘administrative templates’
6. pada turunan ‘administrative templates’, pilih ’system’
7. di window bagian kiri akan muncul beberapa daftar. cari ‘turn off autoplay’, lalu double click
8. akan muncul window ‘turn off autoplay properties’
9. pada tab ’setting’, ubah ‘not configured’ jadi ‘enabled’
10. pada ‘turn off autoplay on:’, pilih ‘all drives’
11. lalu klik ‘OK’
12. lakukan hal yang sama pada menu ‘user configuration’

jika anda ingin mengubah ke mode autoplay lagi, ubah pilihan ‘enabled’ menjadi ‘not configured’.

langkah selanjutnya adalah:

1. klik kanan CD atau DVD drive anda, lalu pilih ‘properties’
2. pilih tab ‘autoplay’
3. terdapat tipe2 file di bawah tulisan ’select a content type, ….’. untuk setiap tipe file, ubah ‘actions’-nya jadi ’select an action to perform’, lalu pilih ‘take no action’
4. lalu klik ‘OK’
5. setelah itu restart komputer anda

sekarang, komputer anda setidaknya sudah aman dari virus2 yang memanfaatkan mode autoplay ini :)

2. setiap anda menghubungkan portable drive ke komputer anda, nonaktifkan –uncheck– fungsi ‘Hide protected operating system files’ dan aktifkan –check– fungsi ‘Show hidden files and folders’. ini dilakukan untuk melihat apakah di dalam portable drive ada virus2 yang ‘ngumpet’ dengan cara menjadi protected system files. beberapa virus gak bisa terlihat walau kita udah mengaktifkan ‘Show hidden files and folders’, karena mereka udah nyamar jadi system files.

*cara:

1. pada toolbar di setiap window folder, biasanya ada menu File, Edit, View, Favourites, Tools, dan Help. pada menu tersebut, pilih ‘Tools’, lalu klik ‘Folder Options’
2. ‘folder options’ ini dapat juga diakses melalui [ start -> control panel -> folder options ]
3. jika menu ini tidak ada, berarti komputer anda sudah terinfeksi virus tertentu, misalnya brontox. virus brontox memiliki ‘kemampuan’ menghilangkan menu ini untuk menjaga penyamarannya di komputer yang sudah terinfeksi. cara menghilangkannya, saya juga belum tahu selain dengan anti virus ^^’
4. jika menu ini ada, pilih tab ‘view’
5. pada menu ‘advanced settings:’, uncheck ‘hide protected operating system files (recommended)’
6. masih pada menu yang sama, ubah ‘do not show hidden files and folders’ menjadi ’show hidden files and folders’
7. lalu klik ‘OK’

sekarang anda dapat melihat files atau folders yang tadinya tidak dapat anda lihat karena hidden, termasuk virus2 nakal yang ngumpet jadi sekedar ‘hidden files’ atau bahkan yang udah jadi ‘operating system’.

3. nonaktifkan –uncheck– fungsi ‘Hide extensions for known files types’. ini berguna untuk melihat beberapa virus yang ‘menyamar’ sebagai folder –contohnya adalah virus BRONTOX!!!–. seharusnya folder tidak memiliki ekstensi (tipe file di belakang nama file, seperti .exe, .mp3, .avi, dan lainnya), tapi untuk virus2 yang menyamar sebagai folder, di belakang nama filenya terdapat ekstensi (biasanya .exe)

cara:

1. lakukan langkah 1-4 pada poin 2
2. pada menu ‘advanced settings:’, uncheck ‘hide extensions for known file types’
3. lalu klik ‘OK’

4. jangan pernah mengakses portable drive dengan cara ‘klik kiri ganda’ atau [ klik kanan -> open ] pada icon drive di My Computer karena akan mengaktifkan beberapa jenis virus tertentu. yang paling aman adalah anda mengakses drive tersebut lewat menu di sebelah kiri windows. menu ini ada jika anda meng-klik toolbar ‘Folders’ yang seharusnya ada di bagian atas windows, di bawah toolbar File, Edit, View, dan kawan2, atau biasanya ada di sebelah toolbar ‘Search’. lewat menu ini, akses anda ke portable drive menjadi lebih aman.

5. setelah anda melakukan poin-poin di atas, segera cek portable drive yang anda hubungkan ke komputer anda. hapus semua hal yang mencurigakan di portable drive tersebut. ingat! gunakan cara akses seperti langkah nomor 4.

cara:

1. single click icon portable drive di menu tersebut. misalnya anda menghubungkan flash drive anda yang bernama KINKSTONE. maka klik satu kali icon flash drive KINKSTONE tersebut. nanti akan terlihat isi dari flash drive di tampilan utama windows –sebelah kanan menu–
2. seharusnya semua jenis file yang ada di drive tersebut akan terlihat, termasuk virus, karena fungsi ‘Show hidden files and folders’ udah aktif dan ‘Hide protected operating system files’ sudah dinonaktifkan
3. segera hapus file2 mencurigakan yang anda yakin itu bukan file milik anda. contoh file2 yang mencurigakan dan meru pakan virus yang harus dimusnahkan: .vbs, autorun.inf (jika portable drive anda bukan berupa CD atau DVD), file berekstensi .exe tapi gambar icon-nya folder.

dengan lima langkah di atas diharapkan ada perlindungan ekstra bagi komputer anda dari serangan kebanyakan jenis virus.

untuk mode autoplay, saran saya selalu dalam keadaan nonaktif, karena langkah2 menonaktifkan dan mengaktifkan mode ini nggak sederhana. lagian gak repot juga klo mode ini dinonaktifkan.

Semoga trik ini cukup membantu bagi kebanyakan user. klo ada yang gak jelas, silakan bertanya pada media Shoutbox Yang telah disediakan Pada Web Ini Atau kirim aja ke Email:wandatama@rocketmail.com



posted by Welcome @ 01:49   0 comments
10 VIRUS KOMPUTER PALING MENAKUTKAN
Senin, 09 Maret 2009
Serangan virus jenis VBScript masih sangat tinggi, ini terbukti dari banyaknya laporan yang mengeluhkan perihal virus jenis script ini. Satu virus yang melesat tinggi ke urutan pertama adalah Discusx.vbs. Bila Anda masih ingat dengan virus ini, di Virus Top-10 edisi Maret 2008 yang lalu, virus Discusx.vbs berada di urutan 5, namun kali ini dia melesat naik ke urutan pertama.

1. Discusx.vbs
Virus VBScript yang satu ini, memiliki ukuran sekitar 4.800 bytes. Dia akan mencoba menginfeksi di beberapa drive di komputer Anda, termasuk drive flash disk, yang jika terinfeksi akan membuat file autorun.inf dan System32.sys.vbs pada root drive tersebut. Selain itu, ia pun akan mengubah caption dari Internet Explorer menjadi “.::Discus-X SAY MET LEBARAN! [HAPPY LEBARAN ?!]::.�.

2. Reva.vbs
Lagi, virus jenis VBScript yang lumayan banyak dikeluhkan oleh beberapa pembaca. Ia akan mencoba menyebarkan dirinya ke setiap drive di komputer Anda termasuk drive flash disk. Pada drive terinfeksi akan terdapat file reva.vbs, autorun.inf, dan shaheedan.jpg. Selain itu, ia pun akan mengubah halaman default dari Internet Explorer agar mengarah ke situs http://www.arrahmah.com.

3. XFly
PC Media Antivirus mengenali dua varian dari virus ini, yakni XFly.A dan XFly.B. Sama seperti kebanyakan virus lokal lainnya, ia dibuat menggunakan Visual Basic. Memiliki ukuran tubuh sebesar 143.360 bytes tanpa di-compress. Dan ia dapat menyamar sebagai folder, file MP3 WinAmp atau yang lainnya dengan cara mengubah secara langsung resource icon yang ada pada tubuhnya. Ini akan lebih mempersulit user awam dalam mengenalinya. Pada komputer terinfeksi, saat menjalankan Internet Explorer, caption-nya akan berubah menjadi “..:: x-fly ::..�, dan saat memulai Windows pun akan muncul pesan dari si pembuat virus pada default browser. Atau setiap waktu menunjukan pukul 12:30, 16:00, atau 20:00, virus ini pun akan menampilkan layar hitam yang juga berisi pesan dari si pembuat virus.

4. Explorea
Virus yang di-compile menggunakan Visual Basic ini hadir dengan ukuran sekitar 167.936 bytes, tanpa di-compress. Menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk mengelabui korbannya. Virus ini akan menyerang Registry Windows Anda dengan mengubah default open dari beberapa extension seperti .LNK, .PIF, .BAT, dan .COM. Pada komputer terinfeksi, disaat-saat tertentu terkadang muncul pesan error, contohnya pada saat membuka System Properties.

5. Gen.FFE
Gen.FFE atau pembuatnya menamakan Fast Firus Engine merupakan salah satu program Virus Generator buatan lokal. Dengan hanya menggunakan program ini, tidak dibutuhkan waktu lama untuk dapat menciptakan virus/varian baru. Virus hasil keluaran program ini menggunakan icon mirip gambar folder standar bawaan Windows. Ia pun akan memblokir akses ke Task Manager, Command Prompt, serta menghilangkan beberapa menu di Start Menu. Ia juga akan membaca caption dari program yang aktif, apabila terdapat string yang berhubungan dengan antivirus maka program tersebut akan segera ditutup olehnya.

6. Hampa
Virus yang juga dibuat menggunakan Visual Basic dan ber-icon-kan folder ini memiliki ukuran tubuh sekitar 110.592 bytes, tanpa di-compress. Banyak sekali perubahan yang ia buat pada Windows, seperti Registry, File System, dan lain sebagainya, yang bahkan dapat menyebabkan Windows tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Pada komputer yang terinfeksi oleh virus ini, saat memulai Windows akan muncul pesan dari si pembuat virus.

7. Raider.vbs
Virus jenis VBScript ini berukuran sekitar 10.000 bytes, jika file virus dibuka dengan Notepad misalnya, maka tidak banyak string yang bisa dibaca karena dalam kondisi ter-enkripsi. Pada Registry, ia pun memberikan pengenal dengan membuat key baru di HKLM\Software dengan nama sama seperti nama pada computer name, dengan isinya berupa string value seperti nama virus tersebut, Raider, serta tanggal komputer tersebut kali pertama terinfeksi.

8. ForrisWaitme
Virus yang dibuat dengan Visual Basic ini menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk melakukan penyamarannya. Beberapa ulahnya adalah menukar fungsi tombol mouse kiri dengan kanan, menghilangkan menu Folder Options, membuat file pesan “baca saya.txt� pada drive terinfeksi, dan masih ada yang lainnya.

9. Pray
Virus lokal ini dibuat menggunakan Visual Basic. Kami mendapati 2 varian dari virus ini, untuk varian Pray.A tidak memiliki icon, sementara untuk varian Pray.B menggunakan icon mirip Windows Explorer. Jika komputer terinfeksi oleh virus ini, saat penunjuk waktu di komputer tersebut menunjukan pukul 05:15, 13:00, 16:00, 18:30, dan atau 19:45, virus ini akan menampilkan pesan yang mengingatkan user untuk melakukan shalat.

10. Rian.vbs
Virus VBScript ini memiliki ukuran 3788 bytes. Saat menginfeksi, ia akan menciptakan file baru autorun.inf dan RiaN.dll.vbs pada setiap root drive yang terpasang di komputer korban, termasuk Flash Disk. Komputer yang terinfeksi oleh virus ini, caption dari Internet Explorer akan berubah menjadi “Rian P2 Humas Cantiq heheheâ



posted by Welcome @ 06:26   0 comments
About Me

Name: Welcome
Home: Pekanbaru, Riau
About Me: Mahasiswa Aktif STMIK-AMIK RIAU angkatan 2007 jurusan manajemen informatika yang hobi dalam mendesain web or blog..... majukan it di riau
See my complete profile
Previous Post
Archives
Links
Powered by

BLOGGER

© My Toxicity Blogger Templates by Isnaini and Cool Cars Pictures